Selasa, 25 Agustus 2009

PCMAV 2.1 Fixed + Express for Induc



Apabila ada di antara Anda sekalian yang menggunakan PCMAV seri 2.1x bersamaan dengan antivirus lain dalam satu PC, dan mendapatkan warning bahwa file PCMAV mengandung kode virus Induc, tidak perlu khawatir.

Script yang terdapat pada program terinfeksi Induc.Virus ini HANYA bisa aktif di komputer yang terinstal compiler Delphi versi 4-7 yang biasa terdapat di komputer kalangan developer/programmer Delphi. Dengan kata lain, di komputer pada umumnya virus ini tidak dapat aktif. Virus yang mengincar programmer/developer atau software house yang menggunakan Delphi ini sebenarnya tidaklah mematikan seperti halnya yang digembar-gemborkan oleh beberapa situs.

Virus ini dibuat hanya untuk menumpangi setiap aplikasi yang dibuat menggunakan Delphi. Cara kerjanya adalah dengan mencari tahu apakah di komputer tersebut terdapat aplikasi Delphi versi 4-7. Jika ada, ia kemudian mencari file SysConst.pas bawaan Delphi untuk diinjeksikan “code” yang masih benar-benar dalam bentuk source code. Lalu, file SysConst.pas di-compile agar menghasilkan file SysConst.dcu. Sementara file SysConst.dcu yang asli di-rename oleh virus tersebut menjadi SysConst.bak. File yang telah terkontaminasi virus dapat ditemukan pada direktori \Program Files\Borland\DelphiX\Lib, dimana X menunjukan versi Delphi.

Apa yang terjadi jika virus ini aktif?
Tentu saja, setiap aplikasi yang dibuat menggunakan Delphi akan ditumpangi oleh kode virus ini. Contohnya saat programmer menggunakan unit SysUtils dalam programnya. Tapi, penting untuk Anda ketahui bahwa virus ini hanya bisa menyebarkan dirinya jika di komputer Anda terdapat Delphi versi 4-7 dan dia tidak melakukan tindakan pengrusakan, seperti menghapus file ataupun hal lainnya. Jadi, setiap programmer yang membuat software menggunakan Delphi yang mengandung kode virus ini, maka software tersebut akan dideteksi sebagai virus oleh antivirus, akibatnya software tersebut di-block dan tidak bisa digunakan. Dan tidak bisa dipungkiri, sudah banyak aplikasi yang dibuat dengan Delphi, bahkan yang populer sekalipun, berhasil ditumpangi olehnya. Salah satu yang termasuk di antaranya adalah komponen third-party (pihak ketiga) dari sebuah developer profesional yang digunakan oleh PCMAV generasi 2.1x.

Lalu bagaimana cara membersihkan komputer dari virus ini?
Untuk saat ini, tindakan yang bisa dilakukan pada file terinfeksi hanyalah menghapus file hasil kompilasi Delphi. Lalu, lakukan rebuild ulang terhadap seluruh aplikasi yang dibuat menggunakan Delphi yang terinfeksi. Namun sebelum melakukan rebuild atau compile ulang, Anda perlu untuk memperbaiki file SysConst.dcu yang telah terinfeksi. Caranya, cukup hapus file SysConst.dcu, lalu copy file SysConst.bak menjadi SysConst.dcu. Dan biarkan saja file SysConst.bak, agar komputer Anda tidak terinfeksi lagi. Kesemua file tersebut dapat Anda temukan pada direktori program Delphi, default-nya di “\Program Files\Borland\DelphiX\Lib”, dimana X menunjukan versi Delphi. Cara termudah, lakukan scan menggunakan PCMAV Express for Induc untuk mengatasi virus ini dengan tuntas. Dan terakhir, silakan kontak pembuat software tersebut dan beritahukan bahwa softwarenya telah ditumpangi oleh kode virus Induc.

Sekali lagi, tidak perlu khawatir berlebihan. Selama Anda bukan seorang programmer/developer Delphi dan tidak menggunakan compiler Delphi versi 4-7 di komputer Anda, maka dipastikan virus ini tidak akan pernah dapat aktif.

Sumber : Virusindonesia.com

Download PCMAV 2.1 Fixed + Express for Induc

PCMAV 2.1 Clamav Terbaru



Pada rilis kali ini, PCMAV mampu mengenali 2.883 virus beserta variannya yang dilaporkan banyak menyebar luas di Indonesia, termasuk virus Conficker nan-canggih dan Autoit yang memiliki banyak varian.

Di edisi tersebut, pembaca juga akan disuguhkan artikel virus Autoit.EE yang merupakan varian terbaru virus Autoit yang dapat menyebar melalui bantuan Yahoo! Messenger, dan bahkan saat ini telah mendukung GTalk. Varian terbarunya ini juga memiliki fungsi “debug mode” yang sangat menarik untuk Anda ketahui.

Tak ketinggalan, disertakan pula engine khusus yang dapat menangani virus Sality jenis polymorphic yang terdiri dari 4 varian (Sality-302/304/309/400). Virus ini mampu menginfeksi file executable, dan juga dapat bertindak sebagai trojan.

APA YANG BARU?
a. UPDATED! Ditambahkan database pengenal dan pembersih 70 virus lokal/
asing/varian baru yang dilaporkan menyebar di Indonesia. Total 2883
virus beserta variannya, termasuk varian virus Conficker dan Sality
polymorphic nan-kompleks dan canggih, yang banyak beredar di Indonesia
telah dikenal di versi 2.1 ini.

b. NEW! Engine khusus untuk menangani dengan tuntas sampai ke akar-
akarnya sejumlah 4 varian virus Sality jenis polymorphic
(302/304/309/400) yang mampu menginfeksi file .EXE dan .SCR, serta
mampu bersemayam di memory sebagai trojan.

c. IMPROVED! Ditambahkan pembersih khusus yang dapat menangani virus
Autoit.EE yang banyak menyebar di Indonesia.

d. IMPROVED! Engine heuristik untuk mendeteksi varian virus polymorphic
nan-kompleks yang banyak beredar di Indonesia.

e. BUG FIXED! Kesalahan deteksi (false alarm) heuristik pada beberapa
program dan script.

f. IMPROVED! Perubahan beberapa nama virus mengikuti varian baru yang
ditemukan.

g. IMPROVED! Perbaikan beberapa minor bug dan improvisasi kode internal
untuk memastikan bahwa PCMAV tetap dapat menjadi antivirus
kebanggaan Indonesia.

Sumber : Virusindonesia.com

Download PCMAV 2.1 + Clamav